-->
R27mUISKY8MAeCpFpAtsSpjGWGukfoZYVKEfkHA4

Pemkot Bandarlampung Bakal Distribusikan Minyak Goreng Door to Door ke Rumah Warga


BANDARLAMPUNG – Agar tidak menimbulkan kerumunan, Pemerintah Kota berencana akan mendistribusikan minyak goreng kepada warga secara door to door. Hal tersebut diungkapkan Walikota Bandarlampung, Eva Dwiana.

Diungkapkan dia, Pemkot mendapatkan jatah minyak goreng sebanyak 1.000 dus, yang didapatkan dari Pemerintah Provinsi Lampung, rencananya akan langsung didistribusikan langsung ke rumah warga.

Hal tersebut dilakukan, guna menghindari kerumunan saat membeli minyak, dan warga yang ingin membeli harus memiliki kupon, Jum’at (25/2).

Kelangkaan minyak goreng yang beredar saat ini, menyebabkan masyarakat rela berdesakan, sehingga mereka mengabaikan protokol kesehatan, hanya demi mendapatkan minyak gorengmurah yang disediakan minimarket.

Eva Dwiana mengatakan, bahwa pihaknya akan memaksimalkan distribusi dari dinas perdagangan, salah satunya kembali menggelar operasi pasar murah, yang akan dilakukan di setiap kecamatan.

“kami berupaya semaksimal mungkin, supaya distribusi, terutama kita, dari dinas perdagangan, akan melakukan tetep, nanti aka nada pasar murah, tapi bukan kita, bukan melalui kita, tetapi melalui kecamatan saja, insya allah dalam waktu dekat. Kemungkinan nanti, bisa juga door to door, nanti kita lihat,” Ujar Walikota Bandarlampung.

Lina, salah satu warga kecamatan kemiling, merasa sangat senang dan menyambut baik rencana Pemerintah untuk mendistribusikan minyak goreng secara door to door. Ia juga menila, bahwa program tersebut akan sangat membantu masyarakat, karena bisa mengurangi kerumunan.

“Sangat membantu banget sih, yang beli cari minyak susah gitu, terus harganya mahal, kita enggak beli pedagang juga kasian, karenakan memang di pedagang ini udah mahal,” Ucap lina.

Diketahui, adanya skema pendistribusian door to door ini, sebagai cara pemerintah untuk mengatasi kerumunan yang kerap terjadi hampir setiap harinya disaat masyarakat membeli minyak, karena hal tersebut bisa menyebabkan meluasnya penyebaran covid-19. (*)

Related Posts

Related Posts