-->
R27mUISKY8MAeCpFpAtsSpjGWGukfoZYVKEfkHA4

Banjir Rob, Akses Keluar Masuk Pulau Pasaran Terganggu



BANDAR LAMPUNG - Peristiwa Banjir Rob kembali melanda pemukiman di kelurahan kota karang, Kecamatan Teluk Betung Timur, Bandar Lampung dan menyebabkan akses transportasi menuju pulau pasaran terputus, sehingga harus menyebrang menggunakan kapal, Selasa (17/05).


Di lokasi tersebut juga sentra pengolahan ikan asin, Pulau Pasaran, dan ada fasilitas pusat pelatihan dan pembibitan atlet sepak takraw, yakni lapangan Ambustra juga turut dihantam banjir rob.


Rata-rata banjir rob dekat permukiman warga setinggi 10-15 cm,dan makin tinggi jika berbatasan dengan laut atau muara serta dekat dengan parit.


Kepala BPBD, Syamsul Rahman,menghimbau kepada warga yang ada di pulau pasaran agar selalu waspada dan supaya tidak panik.


“kita udah stand by bersama anggota kita stay 1×24 jam kalau memang perlu ngungsi kita siap membantu , jam berapa saja hubungi nomor yang sudah tertera (0721) -252-741” , Ujar Syamsul.


Air laut mulai pasang pada pukul 06.00 dan mulai memasuki belasan permukiman warga meski hanya menggenang, bahkan sampai ke jalan raya.


Kemudian beberapa pelajar di SDN2 Kotakarang harus mencopot sepatu atau digendong orang tuanya dari rumah menuju lokasi yang tak tergenang air, lalu menuju sekolah.


Air pasang karena banjir ini mulai surut sekitar pukul 13.00.


“Ini udah mulai merembes air dari parit, belum tinggi sih, tapi ini barang-barang sudah saya pindahin,” ujar Firman (50), warga sekitar.


Ia mengatakan banjir akan terjadi selama beberapa hari ke depan, dan dia sudah mewaspadai hal tersebut, karena banjir rob memang rutin karena pengaruh pasang surut dan gaya tarik bulan dan matahari.


“Besok kayaknya lebih gede lagi, karena terang bulan, sampai beberapa hari ke depan baru mulai turun,” Tutupnya. (***)

Related Posts

Related Posts